Jasa Anti Rayap Yogyakarta: Bahan Kimia yang Ampuh Usir Rayap

Mengenal Jasa Anti Rayap

Baik jasa anti rayap Yogyakarta maupun obat rayap pasti menggunakan bahan kimia untuk membasmi rayap dan hama. Tahukah kamu apa saja bahan kimia yang sering digunakan untuk masalah ini? Mari simak artikel berikut.

Jasa anti rayap dalam mengatasi masalah rayap, hama maupun pest control pasti menggunakan bahan kimia. Begitu juga dengan obat rayap yang dapat kita jumpai di pasar offline maupun online. Bahan kimia yang digunakan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Pengetahuan mengenai bahan kimia ini sangat penting bagi Anda untuk mengetahui cara aman dalam penggunaannya dan bahaya serta efek samping yang akan ditimbulkan. Apa saja bahan kimia yang digunakan sebagai obat pembasmi rayap? Mari simak penjelasan berikut ini.

Beberapa Bahan Kimia yang digunakan oleh Jasa Anti Rayap

Umumnya bahan kimia yang digunakan adalah bahan kimia golongan termitisida sebab efektif dan cepat. Namun, dalam penggunaannya harus sesuai dengan takaran dan aturan yang dianjurkan. Berikut kategori bahan kimia yang termasuk ke dalam termitisida:

  1. Repellant: bahan kimia ini memiliki aroma yang kuat bagi rayap namun masih aman untuk manusia dan tidak mengganggu. Bahan ini dapat dijadikan salah satu pilihan bagi jasa anti rayap karena tahan lama dan dapat melindungi bangunan baru maupun lama.
  2. Non-repellant: Merupakan generasi baru dari golongan termitisida. Tidak menimbulkan bau namun efek yang timbul mematikan dan fatal bagi rayap. Namun dengan kelebihan tersebut, bahan ini dibandrol dengan harga yang cukup mahal.

Selain bahan termisida di atas, di pasaran juga dijual bahan obat rayap yang lainnya antara lain:

  1. Altriset: termasuk kategori non-repellent yang tidak mengeluarkan bau. Memiliki daya tahan yang lama yaitu 5 tahun lebih. Menurut orang yang telah menggunakannya bahan ini sangat ampuh dan efektif untuk membunuh dan mengusir rayap.
  2. Termidor: Bahan ini merupakan salah satu bahan yang diandalkan banyak orang dan jasa anti rayap. Namun, bahan kimia ini memiliki kekurangan yaitu bersifat bahaya jika sampai tertelan oleh manusia serta iritasi kulit. Memiliki bau yang sedikit menyengat dengan daya tahan kurang lebih 8 tahun.
  3. Premis: merupakan tipe non-repellent dari Bayer. Bahan ini mengandung imidacloprid. Bahan ini memiliki tingkat toksik pada level 5 yang dapat menimbulkan efek samping berbahaya jika tertelan dan terkena kulit. Daya tahannya mencapai 5 tahun.

Semoga artikel mengenai bahan kimia obat rayap yang dapat digunakan oleh jasa basmi rayap ini bisa bermanfaat!